Menurut data kinerja ekspor (IQFAST - Badan Karantina Pertanian), capaian kinerja ekspor lada Babel pada 2020 mencapai volume 1.847 ton dengan senilai Rp98 miliar. Menurun pada 2021 menjadi 984 ton dengan nilai Rp80 miliar.
"Penurunan volume capaian kinerja ekspor lada Babel tersebut tercatat mengalami kontraksi cukup dalam karena pandemi COVID-19 yang berdampak langsung pada menurunnya permintaan dari negara-negara tujuan ekspor dan juga karena faktor sistem distribusi global terhambat," katanya.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Pada hingga kuartal III 2022 kinerja ekspor perlahan naik kembali dengan 1.843 ton lada senilai Rp 103 miliar atau naik 87 persen dari periode yang sama tahun 2021.(jef)