Akibat banyaknya pabrik kelapa sawit tutup, para petani sawit yang panen pun tak dapat mengantongi keuntungan.
"Sejumlah pabrik kelapa sawit di 22 provinsi tutup dengan akibat sawit petani tidak bisa diolah. Truk-truk berisi sawit antre di pabrik-pabrik kelapa sawit yang tutup," ungkap Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat Manurung dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga:
Sekda Sumsel Terima Audiensi Direktur Bank Sampah Indonesia Bahas Program Palembang
Sementara itu, harga pupuk kelapa sawit melejit sehingga membuat petani sawit makin resah. Padahal kata dia, harga jual minyak mentah kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) sedang moncer.
Untuk mengatasi kesulitan para petani sawit, Apkasindo berharap pemerintah mau mengabulkan permintaan petani sawit untuk memberikan subsidi pupuk. [dny]