Rencana PLN itu sebetulnya telah ditetapkan sejak tahun lalu sebagai salah satu upaya untuk mendukung pemerintah mengurangi emisi karbon dan mencapai bauran EBT sebesar 23 persen pada 2025.
Program konversi pembangkit EBT itu masuk dalam pilar Green yang ada di PLN.
Baca Juga:
Wakil Bupati Fakfak Sambangi Kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Bahas Gas to Power untuk Fakfak Terang
Setidaknya sekitar 5.200 unit mesin PLTD PLN yang terpasang di wilayah Indonesia, tersebar di 2.130 lokasi dengan potensi untuk dikonversi ke pembangkit berbasis EBT sebesar ±2 GW.
Program Konversi PLTD menuju pembangkit EBT akan dilakukan secara bertahap.
Pada tahap awal di 200 lokasi ini, konversi akan dilakukan pada unit pembangkit dengan usia lebih dari 15 tahun. [dny]