Sementara, Kepala UPT BP2MI Semarang, Pujiono, yang turut hadir menyampaikan selamat memperingati Hari Migran International dan berharap B2P3 membantu pemerintah dalam mewujudkan Migran Berdaya.
“PMI turut menyumbang devisa terbesar kedua di Indonesia, kita harus bekerja sama dan bersinergi untuk memberdayakan mereka,” terang Pujiono.
Baca Juga:
Pasca Disita, KPK Kembalikan 11 Mobil Mewah pada Ketum Pemuda Pancasila
Sambutan dan orasi budaya disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat B2P3 Jamaludin Suryohadikusumo. Berbagai kendala yang terjadi seputar PMI ditengarai karena tidak ada “political will” dari pemerintah pusat.
“Regulasi masih tumpang tindih, peraturan pelaksanaan Undang Undang 18/2017 tentang Pelindungan PMI belum jadi, bahkan pemerintah sering melakukan ‘pembiaran’ ketika terjadi kasus-kasus PMI yang menjadi korban,” ujar Jamal berapi-api.
Dalam kesempatan ini B2P3 juga mengadakan MOU dengan Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Melayu.
Baca Juga:
BPPH Pemuda Pancasila Imbau Masyarakat Jaga Moral Bangsa dengan Menghormati Para Pemimpin Negara
Diharapkan dengan adanya nota kesepahaman ini, dapat saling bersinergi memperjuangkan hak-hak PMI, dan dengan dialog berbasis kebudayaan diharapkan PMI dapat menjadi duta wisata yang mengenalkan Indonesia di negeri orang.
Selamat Hari Migran Internasional 2021. PMI Berdaya, Keluarga Sejahtera, Indonesia Jaya. [dny]