Anggota Brimob berinisial NP, membanting mahasiswa MAF ke beton trotoar, saat penangkapan dan pembubaran paksa aksi demonstrasi di Tiga Raksa, Tangerang, Banten, Rabu (13/10).
Aksi kekerasan yang dilakukan anggota pengamanan unjuk rasa tersebut, mengeraskan kritik masyarakat di dunia maya terhadap anggota dan institusi kepolisian.
Baca Juga:
Damai Ukraina–Rusia Tersisa 10 Persen, Zelenskyy Ingatkan Ancaman Invasi Berulang
Kritik baru masyarakat yang marak di dunia maya, belakangan mengkampanyekan narasi prilaku satpam bank swasta yang lebih sopan, dan santun ketimbang para anggota Polisi.
“Polisi se-Indonesia bisa diganti satpam BCA aja gaksih,” begitu bentuk ungkapan-ungkapan banyak netizen.
Ungkapan-ungkapan tersebut, masif sebagai sindirin, dan kritik terhadap institusi Polri. Namun, tak semua pengguna medsos setuju dengan narasi kritik terhadap Polisi tersebut.
Baca Juga:
Chelsea Resmi Berpisah dengan Enzo Maresca Jelang Duel Panas Kontra Manchester City
Bahkan banyak juga akun-akun medsos lainnya, yang ‘meneror’ nitizen lain, yang menarasikan kritik tersebut dengan ancaman-ancaman kekerasan, bahkan pembunuhan. Salah satunya yang dialami pemilik akun twitter @fchkautsar.
Gara-gara menuliskan narasi serupa, akun medsosnya, diserbu dengan ancaman-ancaman mengerikan. Mulai dari tantangan berkelahi di jalanan, dan penargetan di jalanan, ancaman begal, mematahkan leher, bahkan pembunuhan. [non]