Anggota Brimob berinisial NP, membanting mahasiswa MAF ke beton trotoar, saat penangkapan dan pembubaran paksa aksi demonstrasi di Tiga Raksa, Tangerang, Banten, Rabu (13/10).
Aksi kekerasan yang dilakukan anggota pengamanan unjuk rasa tersebut, mengeraskan kritik masyarakat di dunia maya terhadap anggota dan institusi kepolisian.
Baca Juga:
Hinca Panjaitan: Jangan Asal Tangkap Rakyat
Kritik baru masyarakat yang marak di dunia maya, belakangan mengkampanyekan narasi prilaku satpam bank swasta yang lebih sopan, dan santun ketimbang para anggota Polisi.
“Polisi se-Indonesia bisa diganti satpam BCA aja gaksih,” begitu bentuk ungkapan-ungkapan banyak netizen.
Ungkapan-ungkapan tersebut, masif sebagai sindirin, dan kritik terhadap institusi Polri. Namun, tak semua pengguna medsos setuju dengan narasi kritik terhadap Polisi tersebut.
Baca Juga:
Manchester City Perpanjang Kontrak Jeremy Doku hingga 2031
Bahkan banyak juga akun-akun medsos lainnya, yang ‘meneror’ nitizen lain, yang menarasikan kritik tersebut dengan ancaman-ancaman kekerasan, bahkan pembunuhan. Salah satunya yang dialami pemilik akun twitter @fchkautsar.
Gara-gara menuliskan narasi serupa, akun medsosnya, diserbu dengan ancaman-ancaman mengerikan. Mulai dari tantangan berkelahi di jalanan, dan penargetan di jalanan, ancaman begal, mematahkan leher, bahkan pembunuhan. [non]