WahanaNews-Babel | Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyebut, Orde Baru di bawah rezim Soeharto menghapus sejarah soal Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno pahlawan bangsa Islam.
Hal itu ia sampaikan saat mengenang peran Sukarno dalam memerdekakan bangsa-bangsa Asia Pasifik.
Baca Juga:
Gelar Razia,Satres PPA danĀ PPO Polres Tanah Karo Angkut 18 Orang Pria dan Wanita dari Penginapan.
Hasto berkata, Bung Karno membantu banyak negara Islam di Asia-Afrika dalam perumusan kemerdekaan.
Namun, catatan sejarah itu dihapus oleh pemerintahan Presiden Soeharto.
"Kerena itu Bung Karno disebut sebagai pahlawan pembebas bangsa Islam yang selama Orde Baru digelapkan itu sejarah yang benar," kata Hasto dalam webinar yang dihelat The Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Senin (1/11/2021).
Baca Juga:
Hinca Panjaitan: Saatnya Memulai The New Parapat
Hasto bercerita, Sukarno pernah menyewa rumah di daerah Menteng, Jakarta Pusat, beberapa waktu pascakemerdekaan.
Rumah itu digunakan untuk perumusan kemerdekaan Aljazair, Afganistan, Maroko, dan Tunisia.
Tak hanya soal penghapusan sejarah, Hasto juga menyinggung soal pemerintahan otoriter Orde Baru.