Ia menyebut Soeharto melakukan konsolidasi demokrasi dengan tangan besi.
Menurutnya, saat itu sulit sekali mengungkap pendapat berbeda.
Baca Juga:
Pelantikan Pengurus Percasi Sumedang 2026–2030, Kadisparbudpora Dorong Prestasi hingga Tingkat Nasional
Hasto mengaku berhadap-hadapan dengan Koramil saat menyampaikan pendapat berbeda dari pemerintah.
Di level elite, Soeharto membatasi hanya ada tiga partai politik.
Akan tetapi, Golkar mengkonsolidasi semua hal.
Baca Juga:
Gelar Razia,Satres PPA dan PPO Polres Tanah Karo Angkut 18 Orang Pria dan Wanita dari Penginapan.
PDIP dan PPP hanya menjadi hiasan politik, ucap Hasto.
"Dilakukan konsolidasi demokrasi oleh Pak Harto, tetapi dengan tangan besi," tuturnya. [non]