Sedangkan, dalam peningkatan riset dan sumber daya manusia, PLN menggandeng Energy Academy Indonesia (ECADIN ).
Adapun kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan MoU dengan DFAT yang diwakili oleh Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PLN Yusuf Didi Setiarto bersama Tim Stapleton Minister-Counsellor Economic, Investment and Infrastructure DFAT.
Baca Juga:
Kolaborasi PLN dan Polri Perkuat Keandalan Listrik, ALPERKLINAS: Kepentingan Masyarakat Harus Menjadi Prioritas
Sedangkan bersama ECADIN, Yusuf menandatangani MoU dengan Desti Akano, Founder ECADIN.
Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Industri Energi, Minyak dan Gas Kementerian BUMN Abdi Mustakim mengapresiasi peran PLN dalam pengurangan emisi.
Ia menilai dari seluruh BUMN, PLN menjadi ujung tombak dalam pengurangan emisi nasional.
Baca Juga:
Khusus Untuk PLN, Tahun Ini Pemerintah Bakal Tambah Produksi Batu Bara
"PLN memiliki peran penting dalam penurunan emisi, khususnya di lingkup BUMN," paparnya.
Abdi menjelaskan PLN setidaknya memiliki dua misi khusus. Pertama, pertumbuhan industri ke depan yang membutuhkan listrik terjangkau dan berasal dari energi bersih.
Menurutnya, hal ini menjadi salah satu dari lima inisiatif Kementerian BUMN dalam pengurangan emisi.