Selain itu Agus juga aktif mengikuti pameran gasing di berbagai negara.
"Terakhir Februari 2020 kami pameran di Perancis, mulai dari pembuatan hingga permainan ditampilkan," ujar Agus.
Baca Juga:
Guru Besar IPB Dipolisikan Buntut Hitung Kerugian Rp271 Triliun, Kejagung Angkat Suara
Menurut Agus, gasing yang lazim dipakai adalah gasing jantung.
Daerah rumpun Melayu seperti Bangka Belitung, Riau, mengenalnya sejak lama.
Bahkan di Pontianak dan Selong Mataram juga ada.
Baca Juga:
Vonis Korupsi Timah: Keadilan Terusik, Masa Depan Terancam
Pada momen ulang tahun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke-21 ini, Agus berharap permainan gasing kembali diangkat.
"Selama ini anak-anak sibuk bermain gadget, maka gasing ini bisa menjadi pilihan untuk membangun interaksi generasi muda. Dulu waktu di kampung-kampung malam kita ngumpul bermain gasing. Saat membersihkan kebun ada dahan pohon cukup besar lalu dibuat gasing," ucap Agus.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, menyatakan dukungan untuk pengembangan permainan gasing.